PROFIL PENGGUNAAN STATIN TERHADAP RESIKO ATHEROSCHLEROSIS CARDIOVASCULAR DISEASE PADA PASIEN RAWAT JALAN DENGAN DIABETES MELITUS DI RSUD DR. ADNAAN WD PAYAKUMBUH

Authors

  • Izza Fildza Zeni Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Rido Farnandi Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Devahimer Harsep Rosi Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Deswati Deswati Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.1144/jscpr.v1i2.284

Keywords:

Diabetes Melitus, Faktor Resiko, ASCVD, Kardiovaskular, Statin

Abstract

Diabetes Melitus adalah penyakit metabolik kronis dan dapat menyebabkan komplikasi penyakit lain seperti kerusakan pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal dan syaraf. Pasien dengan kondisi diabetes melitus dua kali lipat lebih beresiko mengalami penyakit ASCVD atau  atheroschlerosis cardiovascular disease. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan jenis retrospektif dilakukan  pada 60 rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi dan dijadikan sampel.  Pada penelitian ini juga ditemukan pasien diabetes melitus tipe II dengan komorbid. Hasil penelitian menyatakan dari 60 sampel yang diteliti sebanyak 8,3%  pasien termasuk kategori resiko sangat tinggi, 46,7 % kategori resiko tinggi, dan 45% kategori resiko sedang. Atas dasar resiko tersebut maka dipertimbangkan pemakaian statin terhadap semua sampel penelitian tetapi hanya sebesar 61,7 % yang mendapatkan terapi statin dengan angka ketepatan pemberian jenis statin sesuai resiko ASCVD sebesar 33,3 %. Profil statin yang ditemukan pada penelitian ini adalah kelompok statin intensitas sedang yaitu atorvastatin 20 mg dan simvastatin 20 mg dan kelompok statin intensitas rendah yaitu simvastatin 10 mg. Tidak ditemukan satupun statin dengan intensitas tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abraham, S. (2017). Statin (HMG-CoA Reductase Inhibitor). Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia.

American, D. A. (2017). Cardiovascular Disease and Risk Management. Diabetes care, S75-S97.

Amin, M. (2021). Hubungan Antara Kadar Glukosa Darah dengan Tekanan Darah pada Lansia di UPT PSTW Bondowoso. Jember: STIKES dr. Soebandi Jember.

Andayani Tri Murti, d. (2020). Drug Related-Problems Identifikasi, Faktor Resiko dan Pencegahannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Bakhtiar, N. H. (2023). Analisis DRPs Statin dan Estimasi Resiko Atherosclerotic Cardiovascular Disease ( ASCVD) Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Jlan di RS "X" Samarinda. Samarinda: Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda.

Banjarnahor, E. (2012). Sel Beta Pankreas Sintesis dan Sekresi Insulin. Manado: Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi.

Banjarnahor, S. (2012). Sel Beta Pankreas SIntesis dan Sekreksi Insulin. Manado: Fakultas Kedokteran Sam Ratulangi.

Bansal, M. (2023). HMG-CoA Reductase Inhibitors. National Institute of Health.

Bilous Rudy, d. (2021). Handbook of Diabetes 5th Edition. India: Wiley Blackwell.

BPS, P. (2024). Payakumbuh Dalam Angka . Payakumbuh: Badan Pusat Statistik Kota Paykumbuh.

Decroli, E. (2019). Diabetes Melitus Tipe 2. Padang: Pusat Penerbitan Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

Dipiro, J. T. (2021). DiPiros's Pharmacotherapy: A Phatophysiologic Approach 12th edition. New York: McGraw Hill.

Dzaki, d. (2023). Gambaran Komplikasi Diabetes Melitus pada Penderita Diabetes Melitus. Riau: Jurnal Keperawatan Profesuonal.

ESC. (2020). ESC Guidelines on DIabetes, Pre-Diabetes, adn Cardiovascular Disease Developed in Collaboration with The EASD. France: European Heart Journal.

Harrison's. (2021). Principle of Internal Medicine 21st Edition. 2022: McGraw Hill.

Ian D Penman, d. (2023). Davidson's Principles and Practice of Medicine. United Kingdom: Elsevier.

Isandora, Y. (2021). Evaluasi Penggunaan Statin Untuk Pencegahn Resiko Kardiovaskular Aterosklerosis Pada Pasien Dislipidemia Dengan Diabetes Melitus Tipe 2. Pontianak: Fakultas Farmasi Universitas Tanjungpura.

Jaya, I. G. (2024). Gambaran Profil Lipid Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Denpasar: Poltekkes Kemenkes Denpasar.

Julianti, M. (2020). Hubungan Kadar Gula Darah dengan Kadar Kolesterol pada Pasien Diabetes Melitus Rawat Jalan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Palembang. Palembang: Politeknik Kesehatan Palembang.

Kurniawati, R. (2020). Gambara Kadar Low Density Lipoprotein (LDL) pada Penderita DIbetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Palembang: Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palembang.

Loscalzo Joseph, d. (2022). Harrison's Principles of Internal Medicine 21st Edition. Unites States: McGraws Hill.

Magliano Dianna J, d. (2021). IDF Diabetes Atlas. Internal Diabetes Federation.

Masal, K. P. (2023). Gambaran Dislipidemia Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Doris Palangkaraya. Palangkaraya: Malahayati Nursing Journal.

Meliana, D. E. (2011). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Waktu Tunggu Pasien Instalasi Rawat Jalan di Lima Poliklinik RSUD Pasar Rebo. Jakarta: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Meliana, D. E. (2011). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Waktu Tunggu Pasien Instalasi Rawat Jalan di Lima Poliklinik RSUD Pasar Rebo Tahun 2011. Jakarta: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Inonesia.

MENKES, R. (2014, Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional). Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Retrieved from Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

MENKES, R. (2016). Rencana Aksi Nasional Kesehatan Lanjut Usia Tahun 2016-2019. Jakarta: Kemenkes RI.

MENKES, R. (2020). Kepmenkes RI Nomor HK.01.07/Menkes/603/2020 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Diabetes Melitus Tipe 2 Deawasa. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indinesia.

Minanton. (2022). Survei Resiko Penyakit Jantung Pada Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Wiyung Surabaya. Surabaya: Institut Kesehatan dan Bisnis Surabaya.

Moini, J. (2019). Epidemiology of Diabetes. United States: Stacy Masucci.

Nugrahaeni, D. K. (2020). Faktor Resiko Terjadinya Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Wanita Menapouse. Cimahi: Stikes Jendral Ahmad Yani.

Pahwa, R. (2023). Atherosclerosis. USA: National Institute of Health.

PERKENI. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta: PB Perkeni.

PERKI. (2022). Panduan Prevensi Penyakit Kardiovaskular Aterosklerosis Edisi Pertama. Jakarta: Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia.

PERKI. (2022). Panduan Tata Laksana Dislipidemia. Jakarta: Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia.

Presley, d. (2016). Pencegahan Penyakit Kardiovaskular Pada Pasien Diabetes Melitus Rawat Jalan. Fokus pada Penggunaan Antiplatelet, Statin dan Antihipertensi yang Belum Rasional. Surabaya: Fakultas Farmasi Universitas Surabaya.

Prihaningtyas, R. A. (2013). Hidup Manis Dengan Diabetes. Jakarta: Media Pressindo Group.

Putra, I. D. (2019). Hubungan Kadar Gula Darah dengan Hipertensi pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUP Sanglah. Denpasar: Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

Putri, d. (2016). Pencegahan Penyakit Kardiovaskular pada Pasien Diabetes Melitus Rawat Jalan : Fokus pada Penggunaan Antiplatelet, Statin dan Antihipertensi yang Belum Rasional. Surabaya: Fakultas Farmasi Universitas Surabaya.

Rahman, A. (2012). Faktor- Faktor Resiko Mayor Aterosklerosis Pada Berbagai Penyakit Aterosklerosis di RSUP dr. Kariadi Semarang. Semarang: Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Rita, N. (2018). Hubungan Jenis Kelamin,Olahraga dan Obesitas dengan Kejadian Diabetes Melitus pada Lansia. Padang: Akper Aisyiyah Padang.

Sangadji, N. (2018). Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Universitas Esa Unggul.

Sargowo, D. (2015). Patogenesis Aterosklerosis. Malang: UB Press.

Sari, d. (2017). Faktor Resikoyang Berpengaruh Terhadap Terjadinya Hipertensi pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Wilayah Puskesmas Kabupaten Pati. Pati: Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas.

Schwinghammer Terry L, d. (2021). Pharmacotherapy Handbook Eleventh Edition. United States: Mc Graw Hill.

Siyoto, d. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Literasi Media Publishing.

Soeistijo, S. A. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia. Jakarta: PB PERKENI.

Sudra, R. I. (2013). Rekam Medis. Jakarta: Universitas Terbua.

Susanti, W. (2023). Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien di Pelayanan Pendaftaran Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Queen Latifa. Yogyakarta: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Syapitri, H. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan. Malang: Ahlimedia Press.

Vasan, R. S. (2017). Encyclopedia of ardiovascular Research and Medicine. USA: Elsevier.

Wibisono, S. (2021). Pedoman Pentunjuk Praktis Terapi Insulin Pada Pasien Diabetes Melitus. Jakarta: PB Perkeni.

Zhang, L. (2022). Association Between Statin Use and Prognosis of Patient with Acute Myocardial Infarction Complicated with Diabetes. Guangzhou: Frontiers.

Downloads

Published

2025-08-10

How to Cite

Zeni, I. F., Rido Farnandi, Devahimer Harsep Rosi, & Deswati Deswati. (2025). PROFIL PENGGUNAAN STATIN TERHADAP RESIKO ATHEROSCHLEROSIS CARDIOVASCULAR DISEASE PADA PASIEN RAWAT JALAN DENGAN DIABETES MELITUS DI RSUD DR. ADNAAN WD PAYAKUMBUH. Journal of Science and Clinical Pharmacy Research, 1(2), 92–109. https://doi.org/10.1144/jscpr.v1i2.284