HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN DENGAN RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT SWAMEDIKASI BATUK DI APOTEK NUSANTARA KOTA BUKITTINGGI

Authors

  • Puti Munyati Thahirah Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Devahimer Harsep Rosi Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Khairil Armal Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.1144/jscpr.v1i1.261

Abstract

Tingkat ketidakrasionalan masyarakat dalam melakukan swamedikasi cukup tinggi. Tingginya prevalensi penggunaan obat yang tidak rasional pada swamedikasi menyebabkan jumlah masyarakat yang tidak mendapatkan perawatan dengan bantuan tenaga kesehatan sebesar 68,9%. Ketidak rasionalan pengobatan ini dapat terjadi  karena kurangnya tingkat pengetahuan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk  melihat hubungan antara tingkat pengetahuan pasien dengan penggunaan obat swamedikasi batuk di Apotek Nusantara Kota Bukittinggi. Pendekatan yang digunakan adalah cross sectional.  Populasi pasien swamedikasi batuk pada bulan September 2024, teknik sampling yang digunakan adalah teknik purpose sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan  tertentu dengan  jumlah sampel yaitu 50 pasien. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner. Uji Statistik  menggunakan uji chi-square. Dari penelitian disimpulkan tingkat pengetahuan pasien Apotek Nusantara Kota Bukittinggi memiliki kategori Baik. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan rasionalitas penggunaan obat batuk di Apotek Nusantara  Kota Bukittinggi.  Dengan hasil uji statistik tingkat pengetahuan pasien  didapat p value 0,00 < 0,05  dan terdapat hubungan  tingkat pengetahuan pasien dengan rasionalitas penggunaan obat batuk di Apotek Nusantara  Kota Bukittinggi.

Kata kunci : Swamedikasi, Batuk, Rasionalitas, Pengetahuan

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-03-18

How to Cite

Puti Munyati Thahirah, Devahimer Harsep Rosi, & Armal, K. (2025). HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN DENGAN RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT SWAMEDIKASI BATUK DI APOTEK NUSANTARA KOTA BUKITTINGGI . Journal of Science and Clinical Pharmacy Research, 1(1), 24–36. https://doi.org/10.1144/jscpr.v1i1.261