Asuhan Kebidanan Komprehensif dengan Terapi Komplementer Kompres Hangat Air Jahe pada Ny D G2P1A0H1 di Praktek Mandiri Bidan “N” di Kabupaten Tanah Datar

Authors

  • Rafika Ulan Dari Universitas Muhammad Natsir Bukittinggi

Keywords:

Asuhan Kebidanan Komprehensif Dengan Terapi Komplementer Kompres Hangat Air Jahe pada ibu hamil Trisemester tiga dan persalinan kala 1

Abstract

Kehamilan merupakan proses fisiologis yang sering disertai ketidaknyamanan, salah satunya nyeri punggung bawah yang banyak dialami ibu hamil trimester III dan ibu nifas kala I. WHO (2019) melaporkan lebih dari 70% ibu hamil mengalami nyeri punggung, sedangkan Riskesdas 2020 menunjukkan prevalensi sebesar 68% di Indonesia. Nyeri yang tidak teratasi dapat menurunkan kualitas hidup ibu, memperlama proses persalinan, serta berdampak pada kondisi janin. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang banyak digunakan adalah kompres hangat jahe, karena sifatnya yang analgesik, meningkatkan sirkulasi, dan memberikan rasa nyaman. Beberapa penelitian, termasuk Tariq (2020) dan Yolandini dkk. (2024), menunjukkan efektivitas jahe dalam menurunkan nyeri pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan merangkum peran edukasi dan manfaat kompres hangat air jahe sebagai terapi komplementer bagi ibu hamil dan ibu nifas. Metode yang digunakan adalah telaah literatur dari jurnal nasional dan internasional terkait edukasi ibu nifas, manfaat jahe, serta efektivitas kompres jahe terhadap nyeri punggung. Hasil telaah menunjukkan bahwa edukasi berperan penting dalam meningkatkan kesiapan ibu menjalani masa kehamilan hingga nifas, sementara kompres hangat jahe terbukti menurunkan nyeri punggung, mengurangi ketegangan otot, serta membantu meningkatkan kenyamanan selama proses persalinan. WHO juga menekankan pentingnya pelayanan ibu berkualitas yang mencakup pendidikan dan intervensi berbasis bukti. Kesimpulannya, edukasi kesehatan dan terapi komplementer kompres hangat air jahe dapat menjadi pendekatan yang efektif, aman, dan mudah diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan dan kesehatan ibu selama kehamilan hingga masa nifas.

References

Amaliah N, dkk. Hubungan konseling KB dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka

panjang. Jurnal Kesehatan Reproduksi. 2023;13(1):60–8.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Pedoman Pelayanan

Kontrasepsi Pasca Persalinan. Jakarta: BKKBN; 2022.

Marlina R. Manfaat kompres hangat dalam mengurangi nyeri. Jurnal Ilmu Keperawatan.

;6(2):77–83.

Ningsih W, Fatonah S. Terapi nonfarmakologi dalam mengatasi nyeri persalinan. Jurnal

Kebidanan. 2022;11(2):99–106.

Pertiwi L, dkk. Pemantauan neonatus dan tumbuh kembang bayi. Jurnal Keperawatan Anak.

;3(1):22–30.

Prawirohardjo S. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo;

Sinaga L, dkk. Pengaruh kompres jahe terhadap nyeri persalinan kala I. Jurnal Kebidanan

Indonesia. 2024;15(1):12–20.

Susilawati T. Peran edukasi terhadap kesehatan ibu nifas. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak.

;5(2):30–7.

Tariq A. Ginger and health benefits: A pharmacological review. Int J Herbal Med.

;8(1):1–6.

World Health Organization. Standards for improving quality of maternal and newborn care

in health facilities. Geneva: WHO; 2018.

Yolandini A, dkk. Efektivitas kompres jahe terhadap penurunan nyeri punggung ibu hamil

trimester III. Jurnal Kesehatan Reproduksi. 2024;12(2):45–52.Yolandini, A., dkk. (2024).

Efektivitas kompres jahe terhadap penurunan nyeri punggung ibu hamil trimester III.

Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(2), 45–52.

Downloads

Published

2026-01-07

How to Cite

Dari, R. U. (2026). Asuhan Kebidanan Komprehensif dengan Terapi Komplementer Kompres Hangat Air Jahe pada Ny D G2P1A0H1 di Praktek Mandiri Bidan “N” di Kabupaten Tanah Datar. Journal of Midwifery and Healthcare Sciences, 2(2). Retrieved from https://journal.umnyarsi.ac.id/index.php/JMHS/article/view/454